UNBK

Tolong yang punya akses ke kementrian pendidikan bisa dibantu sampaikan.

Menghadapi fenomena UNBK (Ujian Nasional Berbasis Kompetensi eh Komputer) selaku praktisi IT saya merasa wajib untuk ikut urun rembug mengutarakan gagasan pada masyarakat baik para tenaga pengajar, peserta didik maupun unit administrasi yang mengelola sarana dan prasarana pendukung kegiatan tersebut. Continue reading “UNBK”

Usul

Biar gk dikira generasi bisanya protes melulu, saya coba ikut usul. Terkait prahara minoritas Rohingnya yang didzolimi oleh negaranya. Sebelumnya saya mohon maaf bila ada tutur kata yang terlalu vulgar, namun saya akan berusaha menahan tulisan di bawah bersih dari umpatan. Kalau dirasa sulit mengusulkan sangsi baik via ASEAN maupun UN, ada baiknya kita minta izin ke institusi-institusi tersebut untuk “mengadopsi” kaum minoritas Rohingnya. Kirim beberapa kapal pengangkut milik TNI AL untuk menjemput mereka, lalu akan dikemanakan? Ada beberapa alternatif. Continue reading “Usul”

Publikasi terindeks scopus yeay

Satu lagi publikasi akademis namun kali ini di jurnal mentereng yang sudah tak asing di telinga akademisi Jurnal TELKOMNIKA.

Publikasi kali ini berjudul “Estimating Object Location using Particle Clustering on Rotating Sonar Detection”

Abstract

Particle filter been used for localization and position estimation with various applications. Several method applied in order to reduce the complexity of particle information to lower processing resource requirement while providing a precise map. Sonar sensor provide a range precision with poor bearing. Partial observation applied to gain estimation of object location using several measurement from multiple vantage point. This paper propose grouping of detection particle from sonar sensor using clustering method in order to provide estimated object position from a single vantage point. The approach estimate objects using euclidean distance treshold to separate one object detections from the other and group all the detection particle into cluster containing a set of number. As a result of particle clustering, object location can be estimated with their respective weight of certainty as an attribution for further decision making. Continue reading “Publikasi terindeks scopus yeay”

Lokasi Baru

Setelah sekian lama tidak ada publikasi, akhirnya posting baru diterbitkan dari lokasi baru. Dengan berbagai pertimbangan, alamat web sebelumnya yaitu harindrawisnu.web.id dimigrasikan ke harindra.org dengan harapan agar lebih mudah diingat dan diakses.

Selamat menikmati 🙂

Sekali-sekali ngomongin cinta

dikutip dari http://www.facebook.com/notes/harindra-wisnu-pradhana/sekali-sekali-ngomongin-cinta/214594026675 sebuah catatan yang kutulis pada akhir 2009 lalu dan sayang untuk dilewatkan begitu saja…

untuk mengawali catatan ini, saya kutip sebait quotes dari salah seorang seniman yang sering membawakan hal-hal seputar cinta di karya2nya
“love the one that’s right to love, not the one you keep thinking of”
mungkin secara gamblang bisa dimaknai cintailah orang yang tepat, bukan orang yang membuatmu tergila-gila padanya.
cinta itu sederhana dan masuk akal, cinta buta dan memabukkan itu hanya mitos yang karena terlalu banyak orang membicarakannya sehingga tersugesti akan kekuatan cinta sejati yang begitu mendalam pada seseorang yang ternyata bukan orang yang tepat. dan ternyata hal ini merupakan kesalahan besar, kenapa? karena tergila-gilanya orang terhadap orang yang salah akan menutup cinta sejati yang mungkin ada di depan mata. Continue reading “Sekali-sekali ngomongin cinta”

definisi matematis terhadap hal sederhana di sekitar kita – part 2

solar-systemSetelah sebelumnya membahas definisi matematis tentang lintasan pentil ban sepeda akhirnya terinspirasi untuk mendefinisikan hal lain di dunia ini. Kemarin terpikir di angan-anganku tentang lintasan orbit. karena perhitungan elips cukup sulit, kita gunakan penyederhanaan dengan asumsi lintasannya berbentuk lingkaran, dan orbit kita sederhanakan juga ke dalam bidang datar dua dimensi.
Seperti biasa kita bagi posisi benda ruang angkasa kedalam dua komponen (karena kita menggunakan permodelan pada bidang datar) kedua komponen tersebut absis dan ordinat, yaitu X dan Y. Kita ambil contoh misal satelit A mengelilingi planet B dengan kecepatan sudut Va dan jarak (jari-jari orbit) P, posisi satelit A kita nyatakan dalam Xa dan Ya, maka posisi satelit A relatif terhadap kedudukan planet B dinyatakan terhadap waktu sebagai berikut Continue reading “definisi matematis terhadap hal sederhana di sekitar kita – part 2”