Sistem Pengaturan Durasi Lampu Lalu Lintas dengan Cerebellum Model Articulation Controller

Sistem Pengaturan Durasi Lampu Lalu Lintas dengan Cerebellum Model Articulation Controller
Harindra Wisnu Pradhana, Eko Adi Sarwoko
Magister Sistem Informasi Universitas Diponegoro
JL Imam Barjo, Semarang, Indonesia

Abstrak—Cerebellum Model Articulation Controller (CMAC) merupakan salah satu metode jaringan syaraf tiruan yang memodelkan otakk manusia kedalam sistem atau algoritma. Dalam hal ini sistem meniru otak belakang manusia dalam memberikan respon terhadap setiap aksi yang diterima oleh neuron-neuron pada otak. Pada makalah ini dibahas mengenai permodelan menggunakan metode CMAC untuk mengatur durasi lampu rambu-rambu lalu lintas yang disesuaikan dengan banyaknya kendaraan di masing-masing antrian. Diharapkan dengan sistem ini pengaturan durasi lampu rambu-rambu lalu lintas akan lebih efektif dan efisien dalam membantu menangani permasalahan kemacetan di jalan.
Pengaturan Durasi Lampu Lalu Lintas dengan CMAC 3 Layer
another articles

Kode All Rush

Terinspirasi oleh kode All-Rush buatan Al-Rosyid pada salah satu postingannya di situs blog undip, saya tertarik untuk menyusun algoritma tersebut menjadi sebuah program sederhana menggunakan script PHP untuk melengkapi koleksi cipher yang ada pada blog ini. Setelah beberapa menit coding, akhirnya terselesaikan juga kode tersebut dalam format yang praktis dan siap dipergunakan kapan saja kita butuhkan. Silahkan dicoba disini

Enkripsi hash dengan algoritma kubus

Tertarik mengembangkan algoritma kubus pada salah satu tugas mata kuliah terdahulu saya mencoba menggunakan bentukan kubus untuk membuat sebuah sistem enkripsi searah atau hash. Enkripsi searah seperti ini telah cukup populer dimanfaatkan sebagai media penyimpanan password untuk mengakses suatu sistem. Pemanfaatan enkripsi searah memungkinkan sistem menyimpan data password terenkripsi tanpa mengetahui password aslinya sehingga pengguna tidak perlu khawatir menyimpan data password tersebut pada sistem. Telah banyak enkripsi searah ditemukan dan dipergunakan, namun tidak sedikit pula yang terpecahkan metode dekripsinya sehingga tidak lagi dipergunakan.

kubus

Berbekal konsep kubus, saya mencoba mengembangkan algoritma tiga dimensi sebagaimana sebelumnya saya manfaatkan untuk metode error correction, kali ini saya manfaatkan untuk enkripsi searah. Konsepnya sederhana, kita bayangkan kubus sebagai bangun ruang yang dibelah dari titik tengahnya baik membujur, tegak dan mendatar sehingga menjadi delapan bagian yang lebih kecil, empat di atas dan empat dibawah, atau dengan sudut pandang lain empat kanan empat kiri, dan bisa juga dipandang empat di depan dan empat di belakang. Setiap potongan ini nantinya yang disimpan sebagai kata kuncinya sehingga nantinya hash akan disimpan kedalam 8 karakter saja atau 16 nible, yang membutuhkan setengah dari MD5 yang sudah umum kita gunakan.

Continue reading “Enkripsi hash dengan algoritma kubus”

Enkripsi CBC-Space

Sambil menanti bapak Kodrat IS di ruang Sistem Informasi Fakultas Teknik, saya tertarik untuk menambah koleksi enkripsi pada web pribadi saya.cbc
Sukses menerapkan enkripsi Cipher Block Chaining (CBC) pada mikroprosesor berbasis MCS-51 serta mengembangkan enkripsi Space dan enkripsi dinamic space saya tertarik untuk menggabungkan ketiga metode tersebut menjadi sebuah enkripsi. Masih melanjutkan proses konversi huruf-kode bawaan dari enkripsi Space yang telah dikembangkan dengan kemampuan memasukkan kunci seperti pada enkripsi dinamic space penulis mencoba mengubah metode enkripsinya dari awalnya hanya menggunakan Space atau ruang selisih antara dua bilangan penulis memanfaatkan metode Cipher Block Chaining yaitu enkripsi sederhana menggunakan operasi XOR yang dilakukan berantai antar karakternya sehingga suatu karakter menentukan kunci untuk enkripsi selanjutnya. Untuk memperkuat, sesuai namanya space hasil operasi XOR ini tidak disimpan langsung sebagai karakter melainkan disimpan sebagai selisih dari karakter sebelumnya sehingga proses dekripsi menyelisihkan terlebih dahulu baru di XOR kembali untuk mendapatkan karakter aslinya. Enkripsinya dapat dilihat pada link berikut atau silahkan membandingkan dengan enkripsi-enkripsi lain disini.

Enkripsi dynamic space

Terinspirasi dengan enkripsi space yang saya buat beberapa waktu lalu, kali ini saya mencoba membuka kunci yang lebih fleksibel dan dinamis, disini algoritma membebaskan pengguna memakai kata kunci masing-masing serta saya tambahkan fasilitas penggunaan karakter-karakter angka dan beberapa tanda baca. Metodenya sederhana, key yang diinput oleh pengguna akan disimpan dalam sesi dan kubuat deret kunci sebagai berikut 0123456789ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ!@%&*(),?:;{}[]-_=+`~ yang nantinya kunci dari pengguna misalkan wisnu akan diubah menjadi upper case lalu diurutkan dengan key tadi dan dicek satu persatu agar tidak ada karakter yang sama. Mungkin bila anda jeli anda tidak akan menemukan karakter $ ^ dan . pada kode diatas. Kenapa? pemeriksaan kesamaan karakter saya gunakan fungsi ereg() pada PHP yang ternyata tidak bisa memeriksa ketiga karakter tersebut. Oleh karena itu saya masukkan ketiga karakter tersebut secara default di belakang dan hasilnya ada disini

Enkripsi space

Terinspirasi udara pagi setelah sholat subuh, minggu 22 November 2009. Bagaimana bila kita menggunakan kunci cipher sederhana dengan satu kata di depan misal WISNU dan selanjutnya alfabet ABC dan seterusnya tanpa huruf2 dari kata WISNU, sebuah enkripsi kunci sederhana memang. namun yang disimpan di dalam enkripsi bukan hurufnya, melainkan selisihnya. Misal bila menggunakan kunci alfabet umum tanpa kata awalan maka A akan bernilai 1, B bernilai 2 dan seterusnya. Bila kata-katanya adalah ABCD yang disimpan bukan 1,2,3,4 melainkan selisihnya dan dengan huruf pertama sebagai nilai pangkal akan menjadi 1,1+2,1+2+3, 1+2+3+4, atau bila katanya DCBA akan menjadi 4,4+3,4+3+2,4+3+2+1 sehingga ABCD akan tersimpan sebagai ABDGK karena A sebagai pangkal A-B merupakan penyimpan A, B-D menyimpan B, D-G menyimpan C dan seterusnya. Atau DCBA akan disimpan sebagai DHKMN D-H menyimpan D, H-K menyimpan C, K-M menyimpan B, dan M-N menyimpan A. Enkripsinya dapat dilihat pada link berikut atau silahkan membandingkan dengan enkripsi-enkripsi lain disini

Pengantar Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Yang ditekankan dalam hal ini adalah urutan atau sequence yang logis sehingga memiliki pola struktur tertentu dan dapat dianalogikan sebagai solusi dari suatu permasalahan.
Suatu algoritma dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk diantaranya adalah :

  • Flow Chart
  • Pseudo Code
  • Natural

Continue reading “Pengantar Algoritma”

Operasi statistik sederhana dengan bahasa pascal

Disini kita operasikan beberapa bilangan sebagai data untuk mencari mean, median, modus, urutan data, serta standar deviasi. Pada program ini saya membatasi jumlah bilangan yang dimasukkan dalam larik hanya bisa 100 variasi bilangan bulat, dan untuk masing-masing variasi bisa sangat banyak sekali sejumlah maksimal variabel integer.

Program Larik;
uses
crt;
var
x,y : array [1..100] of integer;
p,q : string;
a,b,c,d,e : integer;
i,j : real;
begin
Continue reading “Operasi statistik sederhana dengan bahasa pascal”