dua sisi kelopak mata

sunrisedua sisi kelopak mata

mentari perlahan semakin tinggi
menebarkan sinarnya dari balik pepohonan
menorehkan bercak-bercak cahaya pada tanah dan bebatuan di sekitarku
membentuk lekuk bayang dedaunan dan ranting

mata ini masih setengah hati
pikiranku belum juga kembali dari impian semalam
kuraba persendianku
mencari rongga-rongga yang nyaring

sesosok bayang melintas perlahan
di setengah hati kelopak mataku yang lain

tersenyum dia padaku dengan sejuta pesonanya
menari-nari dalam irama dan ritme
dengan senandung yang familier meski tak kukenal

semakin jauh ku tenggelam
kulupakan sejenak duniaku
sekedar menikmati tarian indahnya serta merdu suaranya
yang semakin membelaiku dengan manja
membawaku terlena dalam dendang dan gumaman
menelusuri dunianya

mentari kembali mengintip
di sela-sela sisi lain kelopak mata
membentuk lekuk paras nan elok
begitu rupawan dan bersahaja
yang membawaku kembali ke permukaan

sosok yang sama
warna yang sama
nada yang sama

kutelusuri kembali kedua sisi kelopak mataku
kupelajari dan kuamati dengan seksama
dan kuyakinkan diri bahwa kutemukan sosok yang sama
warna dan nada yang sama

kuraih tongkatku dan kutegakkan berdiriku
meski begitu jauh dari pandanganku
namun kurasa masih dapat kuraih
dan di sisi ini ada mentari yang memperjelas pandanganku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *