Badai yang Kunantikan

ship_in_a_storm_1Kebetulan ada inspirasi sore ini, ngeblog deh…

Badai yang Kunantikan

tempo hari badai diluar sana
mengoyak senja menyayat masa
memaksa jiwa-jiwa sayu penuh tanya
membelalakkan pandangan akan dunia

tempo hari badai diluar sana
sauh dan jangkar tak kuasa menahan kami
terombang-ambing diantara gelombang
terusik dari mimpi dan angan-angan akan daratan

dua hari badai telah berlalu
kami bangkit dengan sisa puing yang ada
menata kabin dan geladak
meluruskan kembali buritan yang koyak

dua hari badai telah berlalu
dan kini mendung kembali datang

gumpalan awan menghitam bertengger diatas layar kami
mengepakkan sayap-sayap lembabnya nan hitam
membentang di sepanjang horison
menyisakan gelap di sekujur tubuh

kala senja baru kembali datang
mata ini masih sayu
raga ini masih letih
sementara sang mendung tak kunjung beranjak pergi

awak geladak mulai kehilangan arah
lalu-lalang mencari kehangatan diantara angin laut
mencoba menguak secercah cahaya
diantara kelopak mata nan berbuih

tiada bintang malam ini
hanya rembulan yang malu-malu mengintip dari balik mendung

terombang-ambing kami mengapung
di utaranya utara
atau di selatannya selatan
tiada seorangpun tahu

gelombang tenang membuai kami
hembusan angin sejuk membelai kami
seolah laut sedang menggumamkan dendangnya
menghibur kami yang kelelahan

aku merindukan bintangku
kuingin melihatnya tersenyum kembali
menari-nari diantara genangan air hujan

diam-diam hati kecil ini mendambakan badai tempo hari
badai yang mampu mengusir mendung ini
hingga dapat kulihat kembali
bintang yang menuntun jalanku

Inspired by D-Star

0 thoughts on “Badai yang Kunantikan

  1. yay, surprisee.. ahahaha 😀
    makasih banyak nuu. tp semoga cerah aja ya, jgn mendung jgn badai :)
    good start, ayo nulis lagi drpd bengong di apartemen 😉

  2. haha, tau aja… udh lama pengen nulis, tapi gk ada inspirasi… kebetulan kemaren badai di apartemen, dan ada yang ngasi inspirasi buat nulis… yaudah, aku gabung aja inspirasi yang jauh disana dengan badai di sekelilingku… jadi deh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *