Monthly Archives: April 2010

Sedang ingin memujimu

neng geulis dengan rambut panjang terurai
atau idola pujaan berambut pirang menantang
tiada yang lebih cantik dari jilbabmu duhai wanitaku
lembaran kain terlipat rapi begitu manis membingkai parasmu nan rupawan
mata elok yang senantiasa berbinar saat menatapku
pipi lucu yang berkerut menampakkan lesung indah kala kau tersipu
serta bibir lembut dan hidung mungil yang semakin menambah pesona pemandangan di sela-sela jilbabmu
membuatku membisu terpaku tanpa daya

gelegar ucapan para orator yang menundukkan ribuan kepala
atau nyanyian-nyanyian merdu musisi terkemuka di berbagai penjuru dunia
tiada yang lebih menarik di telingaku
bila dibandingkan tutur kata lembut kekasihku
bisikan kalimat syahdu merayu yang tulus dari hati nan bersahaja
senantiasa mengalun menyuarakan haru dan tawa dalam melodi

berbagai kemolekan lalu lalang di sekitarku
berenggak-lenggok menawarkan pesona di sudut pandanganku
namun di hati ini tiada yang dapat menggantikanmu wahai perempuanku
pesona auramu memancar bersama sinar mentari memberi warna pada hari-hariku
lembut belaimu menghangatkanku diantara dinginnya angin malam
memanjakanku dengan jemari kecilmu

kau selalu hadir dalam hidupku
di nyata dan mimpiku
senantiasa memenuhi hati serta pikiranku

meski kau tak ada disini menemaniku menulis bait-bait ini
namun cukup dengan menutup mata, sosokmu muncul dalam sekejap di hadapanku
menawarkan sejuta inspirasi dengan tangan terbuka
membisikkan sejuta semangat bagi langkahku
membangkitkan sejuta asa dalam dada