Monthly Archives: January 2010

Enkripsi hash dengan algoritma kubus

Tertarik mengembangkan algoritma kubus pada salah satu tugas mata kuliah terdahulu saya mencoba menggunakan bentukan kubus untuk membuat sebuah sistem enkripsi searah atau hash. Enkripsi searah seperti ini telah cukup populer dimanfaatkan sebagai media penyimpanan password untuk mengakses suatu sistem. Pemanfaatan enkripsi searah memungkinkan sistem menyimpan data password terenkripsi tanpa mengetahui password aslinya sehingga pengguna tidak perlu khawatir menyimpan data password tersebut pada sistem. Telah banyak enkripsi searah ditemukan dan dipergunakan, namun tidak sedikit pula yang terpecahkan metode dekripsinya sehingga tidak lagi dipergunakan.

kubus

Berbekal konsep kubus, saya mencoba mengembangkan algoritma tiga dimensi sebagaimana sebelumnya saya manfaatkan untuk metode error correction, kali ini saya manfaatkan untuk enkripsi searah. Konsepnya sederhana, kita bayangkan kubus sebagai bangun ruang yang dibelah dari titik tengahnya baik membujur, tegak dan mendatar sehingga menjadi delapan bagian yang lebih kecil, empat di atas dan empat dibawah, atau dengan sudut pandang lain empat kanan empat kiri, dan bisa juga dipandang empat di depan dan empat di belakang. Setiap potongan ini nantinya yang disimpan sebagai kata kuncinya sehingga nantinya hash akan disimpan kedalam 8 karakter saja atau 16 nible, yang membutuhkan setengah dari MD5 yang sudah umum kita gunakan.

Continue reading Enkripsi hash dengan algoritma kubus

Enkripsi CBC-Space

Sambil menanti bapak Kodrat IS di ruang Sistem Informasi Fakultas Teknik, saya tertarik untuk menambah koleksi enkripsi pada web pribadi saya.cbc
Sukses menerapkan enkripsi Cipher Block Chaining (CBC) pada mikroprosesor berbasis MCS-51 serta mengembangkan enkripsi Space dan enkripsi dinamic space saya tertarik untuk menggabungkan ketiga metode tersebut menjadi sebuah enkripsi. Masih melanjutkan proses konversi huruf-kode bawaan dari enkripsi Space yang telah dikembangkan dengan kemampuan memasukkan kunci seperti pada enkripsi dinamic space penulis mencoba mengubah metode enkripsinya dari awalnya hanya menggunakan Space atau ruang selisih antara dua bilangan penulis memanfaatkan metode Cipher Block Chaining yaitu enkripsi sederhana menggunakan operasi XOR yang dilakukan berantai antar karakternya sehingga suatu karakter menentukan kunci untuk enkripsi selanjutnya. Untuk memperkuat, sesuai namanya space hasil operasi XOR ini tidak disimpan langsung sebagai karakter melainkan disimpan sebagai selisih dari karakter sebelumnya sehingga proses dekripsi menyelisihkan terlebih dahulu baru di XOR kembali untuk mendapatkan karakter aslinya. Enkripsinya dapat dilihat pada link berikut atau silahkan membandingkan dengan enkripsi-enkripsi lain disini.